UP
Sutradara
|
Pete Docter
Asisten Sutradara: Bob Peterson |
Produser
|
Jonas Rivera
Produser Eksekutif: John Lasseter Andrew Stanton |
Penulis
|
Skenario:
Bob Peterson Pete Docter Cerita: Pete Docter Bob Peterson Thomas McCarthy |
Pemeran
|
Edward Asner
Christopher Plummer Jordan Nagai Bob Peterson Delroy Lindo Jeromy Ranft John Ratzenberger Elie Docter |
Musik
|
Michael Giacchino
|
Distributor
|
Walt Disney Pictures
|
Tanggal rilis
|
29 Mei 2009 (Amerika
Serikat)
29 Juli
2009 (Indonesia)
|
Durasi
|
96 menit
|
Negara
|
Amerika
Serikat
|
Bahasa
|
Inggris
|
Anggaran
|
$175 juta
|
SINOPSIS
Carl
Fredricksen (Edward Asner) adalah bocah pendiam yang bersahabat dengan
cewek Tomboy bernama Ellie, yang ternyata sama-sama mengidolakan
Charles Muntz, seorang penjelajah. Kemudian Carl dan Ellie menikah. Kehidupan
mereka yang diperlihatkan tanpa adegan berbicara terlihat sangat bahagia,
dengan musik yang ceria dan obsesi pertama mereka adalah memiliki anak. Setelah
mempersiapkan segalanya, kenyataan berubah ketika Ellie dinyatakan oleh dokter
bahwa ia tidak dapat hamil. Sesaat musik menjadi lebih lambat dan sedih, namun
kembali menjadi semangat saat Carl dan Ellie berusaha menyisihkan pendapatan
mereka untuk terbang ke Paradise Falls, tempat Charles Muntz tadi.
Namun, tetap saja halangan selalu muncul sehingga mereka selalu memakai uang
dari tabungan tadi, sampai akhirnya mereka berdua menjadi kakek-nenek. Carl,
yang menyadari obsesi mereka belum tercapai membeli tiket ke Amerika Selatan,
dan ingin memberikan kejutan untuk Ellie. Namun, sebelum impiannya tercapai,
Ellie terlebih dahulu meninggal dunia. Hal ini menyebabkan Carl benar-benar
kehilangan semangat hidup dan menjadi pendiam dan tertutup.
Pagi itu,
seperti biasanya Carl bangun pagi dan menjalankan aktivitasnya. Ia keluar,
duduk di kursi rumahnya yang telah dikelilingi sebuah pekerjaan konstruksi,
mengisyaratkan bahwa rumahnya juga akan digusur sebentar lagi. Ia pergi untuk
mengecek kotak surat, dan sempat berbincang-bincang dengan salah satu pekerja
konstruksi. Saat sedang menonton TV, ia bertemu dengan Russell (Jordan Nagai),
seorang pramuka yang bersemangat dan akan membantunya melakukan apa saja.
Setelah ditipu oleh Carl, Russell pergi dan Carl melihat kotak suratnya hampir
lepas karena ditabrak sebuah tronton. Carl marah dan memukul salah satu
petugas, yang melukai kepalanya—membuatnya diseret ke pengadilan dan akhirnya
hak untuk rumah dan tanahnya jatuh ke tangan bos dari pekerja konstruksi tadi.
Setelah itu, ia dikabarkan bahwa besok pagi akan dijemput oleh panti jompo.
Saat ia akan membereskan pakaiannya, ia melihat buku petualangan dari Ellie dan
menyadari apa yang tidak dilakukannya. Malam berlalu dan pagi datang.
Petugas
panti jompo telah siap di depan rumah Carl, dan Carl meminta sedikit waktu
untuk berpamitan pada rumahnya. Saat petugas tadi menuju mobil, ternyata rumah
Carl telah dipasangi sepuluh ribu balon gas helium, tekanan balon yang sangat
kuat membuat retakan di seluruh bagian bawah rumah, dan menerbangkan rumah
tersebut. Carl bersuka cita karena ia berhasil memindahkan rumahnya dan Ellie
dan bersiap untuk terbang ke Paradise Falls. Saat sedang santai di dalam
rumahnya, ia terkejut mendengar ketukan pintu yang sama saat Russell datang
tadi. Ia sempat tidak mengacuhkannya, namun akhirnya ia buka pintunya dan
menyadari bahwa Russell benar-benar terbawa bersamanya. Dan dimulailah petualangan
mereka, pertama mereka menghadapi sebuah awan hujan dan petir, yang menyebabkan
Carl pingsan. Setelah ia sadar, ia tahu bahwa ia telah sampai di Paradise
Falls, namun tidak bisa kembali ke dalam rumahnya karena ia terjatuh. Lalu ia
dan Russell berjalan sambil membawa rumah tersebut dengan menariknya dengan
tali menuju ke tengah-tengah Paradise Falls,tempat di mana dia dapat
melihat air terjunnya jatuh secara nyata.
Di hutan,
Russell menemukan Kevin, seekor burung raksasa yang menyerupai burung
unta, dan mereka menjadi sahabat baik karena Kevin menyukai cokelat, dan
Russell punya banyak coklat. Carl sempat tidak menyukai Kevin, sampai ia
bertemu lagi dengan Dug, seekor anjing yang dapat bicara dengan sebuah
translate collar. Mereka berempat mengalami petualangan, sementara Doug
mempunyai tiga teman (atau musuh) anjing yang diberi nama Alfa, Beta, dan
Delta. Lalu Carl tahu bahwa yang mempunyai Doug, Alfa, Beta, Delta, dan
anjing-anjing lainnya adalah Charles Muntz, pahlawannya dari kecil. Charles
Muntz yang diusir oleh masyarakat kota tempat asalnya karena telah dianggap
menyebarkan berita bohong tentang makhluk asing dari Paradise Falls, yang
ternyata bukannya kebohongan, ia mempunyai susunan tulang tersebut, dan
akhirnya Carl menyadari bahwa tulang tersebut sangat mirip dengan Kevin. Saat
Charles Muntz tahu bahwa Carl memiliki Kevin, ia menyuruh anjing-anjingnya
untuk mengejar Carl dan Russell serta Kevin yang melarikan diri. Mereka sempat
akan tertangkap, namun gagal tertangkap karena bantuan dari Doug. Setelah
sempat selamat, Charles Muntz benar-benar menyudutkan mereka dan berhasil
mendapatkan Kevin, sementara Carl memutuskan untuk tidak menyelamatkan Kevin
dan tinggal di Paradise Falls.
Carl, yang
kembali menemukan buku petualangan dari Ellie, melihat bahwa kali ini yang
dilakukannya juga salah, saat ia melihat berbagai foto-fotonya dan Ellie saat
mereka masih bersama. Lalu ia melihat tulisan Ellie "Thanks for
the adventure. Got a New one! Ellie." dan sadar bahwa ia harus
menyelamatkan Kevin. Ia lalu keluar untuk bicara dengan Russell yang kesal
terhadapnya, namun ternyata Russell sudah pergi duluan mengejar kapal raksasa
Muntz dengan balon-balon dari rumah Carl. Carl berusaha menyusul Russell, yang
ternyata di sana tertangkap oleh Muntz. Setelah menyelamatkan Russell, ia
menyelamatkan Kevin, namun bertarung dengan Muntz. Setelah Russell membawa
rumah Carl ke atas kapal raksasa tempat Carl, Kevin dan Doug berada, mereka
bersiap untuk pergi, namun Muntz menembaki balon di rumahnya dengan senapan.
Carl tidak dapat bergerak karena ia menahan tali rumah tersebut, namun setelah
ia mengecoh Muntz, ia menyuruh Russell, Kevin dan Doug untuk berpegangan di
tali yang ia pegang, sementara Muntz jatuh dari ketinggian, menyebabkan
kematiannya. Mereka bersuka cita karena berhasil membuat Muntz kalah, namun
Carl merasa sedih karena rumahnya dan Ellie jatuh dari ketinggian tersebut.
Russell dan
Carl, pulang ke tempat asalnya dengan kapal raksasa Muntz dan mereka menghadiri
upacara yang diikuti Russell. Russell mengangkat Carl sebagai ayah angkatnya,
sementara Kevin sudah pulang ke tempat asalnya dan Dug menjadikan Carl sebagai
pemilik barunya. Mereka makan es krim di kedai es krim, sambil bermain-main
menebak warna mobil. Dug, Carl, dan Russell hidup bahagia, sementara saat
kembali ke Paradise Falls, rumah Carl dan Ellie mendarat dengan sempurna di
Paradise Falls, tepat seperti yang mereka impikan.
Selama
kredit, beberapa foto menampilkan kehidupan Carl setelah petualangan tersebut,
sebagai kakek angkat Russell.
KEKURANGAN
DAN KELEBIHAN
- · Kelebihan: Film ini memang sangat bagus, menarik dan designnya mengagumkan. Terlepas dari cerita yangmeceritakan fantasidunia, cerita tidak mudah ditebak dan selalu memiliki arti khusus dari setiap ceritascene. Sangat menghibur dan mendidik anak-anak untuk tidak putus asa menggapai impian.
- · Kelemahan: Film ini kalaupun kita memaksa untuk membicarakan kekurangan film ini, mungkin yang paling utama adalah tingkat kelogisan kisahnya. Betapa absurdnya saat Carl (diassist oleh Russel) menarik rumah yang tengah melayang dengan tubuhnya yang renta, sementara di adegan lain dia malah sakit rematik saat harus berkelahi dengan Charles Muntz.
PESAN MORAL
- Setiap orang harus mempunyai tujuan hidup, bahkan harus mencari apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita, dan kita tetapkan visi dan misi hidup di dalam Tuhan, tatkala kita sudah tetapkan, carilah pasangan hidup yang satu visi dan misi dengan kita untuk bersama-sama menwujudkannya.
- Jasmani manusia bisa mati tapi cinta yang dilandasi visi dan misi yang sama dan kuat di dalam Tuhan akan tetap hidup, walaupun kita dan pasangan kita dipisahkan oleh maut sekalipun.
- Kita tidak perlu takut untuk hidup jika orang terkasih yang menurut kita dialah orang yang bisa mendukung dan memback up kita sudah tidak ada, karena Tuhan yg baik selalu menyediakan orang-orang yang bisa menolong kita, untuk mencapai visi dan misi yang sudah kita tetapkan di dalam Tuhan.
Komentar
Posting Komentar